Jumat, 21 Oktober 2022

12v carhger baterai #2

        Jika ditempat anda sering mati lampu dan anda butuh standby charger untuk lampu emergency... rangkaian ini bisa anda coba, Standby charger artinya charger selalu terhubung dengan aki, tidak pernah dilepas, charger akan tetap menjaga voltase aki pada titik yang ditentukan sampai saatnya dibutuhkan / mati lampu dll, dan saat listrik menyala aki akan di charge kembali.

        Karena standby charger digunakan untuk jangka panjang/selalu terhubung, agar aki lebih awet, maka arus pengisian sebaiknya mengunakan arus yang kecil (1/10C) atau lebih kecil dan voltase sebaiknya dibawah batas maksimum voltase aki, hal ini dilakukan karena saat aki mendekati voltase maximum, maka aki akan menghasilkan gas/menguap (gelembung) dan akan mengurangi kandungan air aki (elektrolit). Untuk aki basah sebaiknya 13.4V (V-maximum 13.8V) dan untuk aki kering sebaiknya 13.8V (V-maximum 14.4V) biasanya tertera pada body aki..



Komponen Pengganti :

Q1 : bisa diganti sesuai arus trafo anda. TIP41 mampu menghandle arus hingga 6 Ampere. jika arus trafo anda lebih besar bisa anda ganti dengan TIP3055 (dioda IN4007 juga diganti sesuai arusnya dan ganti tiap resistor dengan ukuran 1 Watt atau lebih)

Q2 : bisa diganti dengan tipe BC337/BC338/ BC547 / 2N2222 atau transistor NPN sejenis. Jika memakai trafo arus besar, ganti Q2 dengan transistor ampere lebih besar semisal D882 dll ..

Zener 13.8V bisa anda dapatkan dari 2 buah zener yang di seri misal zener 8.2V + zener 5.6V.. atau bisa memakai zener 7.5V + zener 6V.

Q1 harus diberi Heatsink (aluminium pendingin)


Cara Kerja #2:

Charger ke 2 hanya pengembangan versi 1, hanya menambah Led dan 1 transistor. versi diatas terbalik dari versi 1, pada versi 1 saat aki penuh Transistor TIP41 akan On, pada versi 2 ini saat aki penuh transistor TIP41 akan Off. Jika charger On dan aki tidak terhubung maka Led hijau menyala, saat aki dihubungkan maka led hijau padam dan led merah menyala tanda arus mengalir/charging. Saat breakdown zener tercapai maka dioda Zener akan terbuka dan mengalirkan arus ke Basis Q2, maka Q2 mulai On dan led hijau mulai menyala sedangkan led merah meredup, saat Q2 terbuka penuh (fully On) maka led hijau menyala terang, led merah padam dan Q1 akan off begitu juga proses charging.

Walaupun memakai zener 13.8v, pada prakteknya saat voltase aki mencapai kisaran 13.4v zener mulai terbuka dan mulai mengalirkan arus ke transistor, transistor akan mulai terbuka sedikit demi sedikit yang berarti arus charging ke aki juga akan mengecil .

Pada prinsipnya kedua charger diatas tidaklah cut off sepenuhnya, saat voltase breakdown Zener tercapai maka zener akan terbuka dan memicu Transistor untuk On, arus akan dibuang ke ground. karena arus dibuang ke ground maka arus menuju aki akan menjadi sangat kecil dan tetap menjaga voltase pada batas yang ditentukan saja .. setelah baterai/aki terpakai , maka voltase aki menurun, zener kembali menutup, dan proses charging berjalan kembali sampai cut off tercapai, begitu seterusnya.
_____________________________________TERIMAKASIH.....

Tidak ada komentar:

Posting Komentar